Ferdinan Saragih

Malam pertobatan
Batak dari Medan

Malam ini
Semua candu kupuaskan
Tetes-tetes anggur merah
Raib sudah dalam setiap tegukan
Nikotin kuhisap dalam-dalam
Berputar memenuhi paru-paruku

Aku muak
Aku bosan
Semua hanya konyol

Pagi, aku terbangun dalam tidurku
Dalam olengku
Semua bagaikan mimpi
Memuaskan malam terakhir
Pertobatan

Kosan 11, 2008

Mabuk puisi
Batak dari Medan

Setiap teguk minuman
Selalu dihinggapi kata bermakna
Dari mulutnya

Orang-orang terpana mendengarnya
Kata-kata
Kalimat yang terucap
Menjadi bait-bait puisi

Setiap malam dia mabuk puisi
Setiap malam dia terhibur
Setiap teguk satu bait
Setiap gelas satu puisi

Kosan 11, 2008



Pagi setelah pertobatan
Batak dari Medan

Mingkin aku tak pernah merasa
Terhindar dari kehitaman
Nikotin dan kemabukan
Karna aku selu saja rindu

Menghisap dan meminum
Racun-racun dunia
Yang bengis dan kejam
Menggerogoti tubuh suciku

Setelah aku terbangun
Dari malam pertobatan
Tak kuasa menahan kerakusan
Mengulangi kenikmatan itu

Dasar setan,,,,,,,
Tetpancar Senyuman ringan
Oleh iwan fals tangerang
Begitu juga hens sumedang

0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah bergabung bersama kami. Komunitas Anak Sastra